PUISI TANKA


Karya Beni Guntarman

#1

mengisi langit

sorot venus di ufuk

cahaya biru

segalanya tercermin

dalam bening matamu

#2

ditiup angin

lembut menyentuh batang

daun terakhir

bagaikan perpisahan

tanpa benci dan dendam

#3

terdengar riuh

lewat celah jendela

cericit burung

mengiringi cahaya

fajar di dalam hati

#4

teduh di mata

membasuh daun-daun

butiran hujan

sejuk resap di kalbu

bijak menyubur jiwa

#5

satu per satu

menuju ujung senja

o kuntul putih

mengepakan sayapnya

pulang ke rawa asal

#6

gelap berarak

menutup matahari

gumpalan awan

bagaikan suka duka

silih berganti datang

#7

tetaplah biru

meski sedikit redup

bintang utara

tunggu aku di sana

gerbang barat kotamu

#8

terlihat anggun

dalam kejelasannya

bulan purnama

tinggi martabat diri

dalam kesedihannya

#9

satu kelopak

terhempas kala senja

flamboyan kuning

kenangan pun memudar

sesunyi bangku kosong

#10

satu per satu

gugur di akhir senja

bunga flamboyan

meski tergilas waktu

menyisakan kenangan

#11

sahut menyahut

berkokok  sambut fajar

ayam di hutan

meski di kegelapan

merasakan cahaya

#12

sesaat hilang

tertutup awan singgah

lintang waluku

namun kini tersingkap

makna sorot matanya

#13

berputar arah

menyentuh bunga bakung

o kupu kupu

hendak ke mana terbang

taman ini rumahmu

#14

dengan senyapnya

terbang di langit senja

sekawan pipit

berapa jauh jarak

jalan menuju rumah

#15

kering di ranting

disapu angin timur

dedaun gugur

tiap helai yang jatuh

datang pada tempatnya

@BYG2018.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s