DI SUATU TITIK PERJALANANKU


Karya Beni Guntarman

Aku tak sempat menata kata dan lidahku

ketika ia lepas tercerai-berai bagai butiran tasbih

terlepas dari ikatan yang mempersatukannya

mungkin beberapa diantaranya melukai hatimu

sehingga menjadi duri dalam perjalanan hidupku

 

Aku juga tak sempat lagi menata hatiku sendiri

ketika batas akhir senja menghentikan langkahku

kegelapan malam mengepungku dari segala sudut

sehingga tak kulihat lagi wajah diri di cerminmu

tak kukenali lagi siapa sosok diri ini sejatinya

 

Mungkin aku lupa sejatinya diri adalah tanah lait

bukan cahaya yang menerangi gelapnya dunia

namun kuingat hakikat dari lumpur hitam yang hina

di atasnya berkembang biak berjuta kehidupan

bersamanya kau menghirup udara bebas sepuasmu

 

Aku manusia, baik-buruk di dalam diri yang fana ini

bagai dua sisi selembar kertas yang tak terpisahkan

tak mungkin menerima – menolak salah satu sisinya

karena itu pahami aku dengan kaca mata cintamu

di dalam diriku ada hakikat lumpur hitam yang hina

 

Batam, 13 Januari 2019.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s